Kamis, 31 Oktober 2019

Catatan dari materi  Ust. Abu Sarah Ilham Jaya hafizhahullah
31 okt 2019 @rumah Ust.Saifuddin,al-bina,karawang.
-------
• Diantara hikmah disunnahkanya surah Al-Kahfi dibaca setiap jumat adalah pentingnya Asshuhbah.
• Halaqah bertujuan membantu menjaga agar kita tetap berada di jalan yang benar menuju Allah
• Dengan Asshuhbah yg peduli dan punya perhatian terhadap keistiqamahan kita
• Dulu tasyabbuh itu pada sebatas hal-hal yg lahir
• Di Era ini kita punya tantangan jauh lebih besar,menjaga generasi kita dari tasyabbuh pada hal2 yang batin
• Mimpi2 anak2 zaman ini sama dengan apa yg diimpikan oleh mereka
• Cara berpikir mereka sama dengan cara berpikir oleh musuh Allah
• Era keterbukaan
• Kita di lembaga ini tinggal keikhlasan orangnya2 saja dalam beramal
• Sebab semua aspek dalam majal perjuangan sudah ada
• Tinggal apakah kita ikhlas?
• Sejauhmana kita berupaya untuk mengikhlasan niat kita pada amanah2 yg telah lembaga pilihkan buat kita
• Hendaknya semangat ishlah dan kemanfaatan menjadi spirit yg terus membakar setiap kerja2 dakwah kita.
• Mari kita lihat sekilas generasi terpilih
• Jika Nama Abu Bakar terlintas apa yg terlintas di benak kita?
• Jika Umar, Utsman,dst
• Kata kunci dari kwalitas yg luar biasa pada generasi terpilih itu adalah : pengorbaan
• Ashiddiqnya Abu Bakar adalah untuk agama Allah bukan untuk memperjuangankan untuk keluarga Abu Bakar.
• Faruqnya Umar adalah untuk membela agama Allah,bukan untuk terknalnya umar dan keluarga Umar.
• Nama2 diatas lebih terkenal lebih terkenal dengan amal kemanfaatan untuk ummat
• Bukan amal2 pribadi mereka
• Bukan sholat malam,puasa sunnah dll,walaupun kita dangat yakin ibadah kita tidak ada apa2nya
• A'maal muta'addiyah mereka yg luar biasa
• Ikhlas dalam menuntut Ilmu menurut Imam Ahmad : رفع الجهل عن نفسه وعن غيره
--》 kemanfaatan
• Untuk apa kita berorganisasi--》 untuk mewujudkan krmanfaatan yg lebih besar dalam penyatuan potensi dan rencana yg tersusun dengan rapi.
• Utsman ketika hendak membukukan Alquran tdk beliau kerjakan sendiri beliau bentuk tim --》 Jamaah
• Afiliasi kita kepada Islam karena ia adalah tujuan,sedang afiliasi kita pada lembaga sebatas karena dia adalah wasilah
• Faidah Ust.Jumardan : seandainya lembaga tidak tugaskan saya ke banten sampai saat ini mungkin sy masih jadi penjual keliling serba seribu.

Minggu, 05 Mei 2019

BIJAK DALAM _MENTAHDZIR

Materi Bersama WAG Belajar Islam Intensif & Kajian Wahdah Bali*
*Kategori : Fawaid Dewan Syariah*


▪Terkadang, lantaran suatu perbuatan terlanjur sering dilakukan, tanpa disadari akhirnya terasa nikmat, yang berakibat terabaikannya sikap bijak. Maka jangan salahkan jika terpaksa orang menyematkan sebagai salah satu identitas _manhaj_ kita.

▪Contoh sekaligus fakta, ketika sebuah kesalahan -menurut persepsi kita- ,dilakukan oleh seorang aktivis dakwah lalu kita _tahdzir_ ia habis-habisan, tanpa memperhitungkan lagi kebaikannya yang begitu banyak di tengah masyarakat, kontribusinya dalam dakwah, minimal pada hal-hal mendasar yang disepakati bersama. Tetapi ternyata bagaikan hujan sehari menghapus kemarau setahun, menurut kita. _Wallahulmusta’an_…!
Sangat tidak wajar.

▪Ibnul Qayyim _-rahimahullah-_ menganggap bahwa seharusnya orang seperti dia diperlakukan dan dimaafkan dengan cara yang berbeda, yang kita tidak lakukan terhadap selainnya :
"Dosa itu memang busuk, kata beliau. Tetapi jika volume air mencapai _kullatain_ maka najis tidak mempengaruhinya. Beda halnya dengan air yang sedikit.”

▪Nabi _-shallallahu ‘alaihi wa sallam-_ berkata kepada Umar bin Khattab tentang Hatib bin Abi Balta’ah _-radhiallahu ‘anhuma_:
“Wahai Umar, barangkali Allah telah melihat (keutamaan) _Ahlu Badar_ lalu Ia berkata “lakukanlah apa saja semau kalian sesungguhnya Aku telah mengampuni kalian.”

▪Beliau juga berkata mengenai Utsman bin Affan _-radhiallahu ‘anhu-_ yang begitu luar biasa berkorban dengan hartanya,
“Apa pun yang dilakukan Utsman setelah ini tidak akan memudaratkannya.”


📚 (Disarikan dari kitab _Miftah Darussa’aadah_, 1/176)

▪ Semoga saja kita tidak merasa lebih bijak dari ulama sekelas Ibnul Qayyim _-rahimahullah-_ dalam meneladani Nabi _-shallallhu ‘alaihi wa sallam_.
_Fa’tabiru...Ya Ulil Abshar_..!!

✒ *Ustaz Sirajuddin Qasim, Lc.*
[Ketua Komisi Rukyat dan Falakiyah Dewan Syariah Wahdah Islamiyah]

▪▪▪▪
🎙 WAG Kajian & Tanya Jawab Belajar Islam Intensif/Kajian Wahdah Bali
📲 CP. 0811-396-2400 (WA Only)
🔹Kirimkan pertanyaan anda dengan rapih dan jelas, akan dijawab oleh dewan pembina insyaAllah.