Sabtu, 31 Mei 2014

Iran dan Yahudi



Lihatlah ke Iran. Bagaimana Yahudi di negara yang presidennya selalu gembar-gembor akan menghancurkan, mencaci maki bangsa Yahudi. Di Iran, Yahudi tersebar di tiga kota besar; Tehran, Hamdan, Isfahan. Dan menurut data resmi Iran, ada sekitar 30.000 orang Yahudi di Iran. Sebuah jumlah yang sangat besar di sebuah negara yang katanya  anti-Zionis!

Isfahan, yang terletak di tengah-tengah Iran, dikelilingi oleh kota-kota berbasis Syiah—seakan dengan jelas orang-orang Syiah melindungi mereka.

Padahal, orang-orang Sunni di Iran diburu seperti tikus, dan ulama-ulamanya digantung. Bahkan orang-orang Sunni tidak punya masjid untuk shalat Jumat. Bandingkan dengan sinagog yang bertebaran di bumi Iran.

Orang-orang Yahudi punya hubungan baik dengan pemerintahan Iran. Mereka menganggap bahwa orang-orang Sunni sebagai musuh utama mereka. Bahkan, di parlemen Iran, orang-orang Yahudi mempunyai deputi alias perwakilannya.  Kita harus tahu bahwa orang-orang Yahudi di Iran menolak pindah ke tanah jajahan Palestina. Mengapa?

Karena, untuk sebagian Yahudi, Iran adalah tempat suci karena banyak nabi mereka dimakamkan di sini. Misalnya saja Nabi Daneil. Nabi ini adalah salah satu nabi yang sudah memprediksikan kejadian-kejadian sebelum kiamat. Dan ia dikenal luas di antara Yahudi dan umat Kristen. Selain Nabi Daniel, ada juga Nabi Habqouq, Nabi Sumoil, Qeedar, dan Nabi Hajayy.

Di Iran juga ada makam Bunyamin, saudara Nabi Yusuf. Jadi tidak heran jika Yahudi mengagungkan Iran sebagai tanah suci. Dan mereka menganggap Isfahan sebagai kota yang lebih spesifik lagi.  Kota ini merupakan tempat pertama dimana mereka berkumpul pertama kalinya setelah perusakan Yerusalem oleh Novukhodonsur.

Sejarah sudah menyimpan hal ini, dan kemudian setelah 70 tahun penangkapan oleh raja Babylon Nebukadnezzar, mereka berkumpul di Isfahan.

Rabi-rabi di Isfahan mengajar anak-anak Yahudi tentang berbagai kuil Yahudi.

Yang lebih mencengangkan  ada sebuah hadist Nabi yang tertera dalam Sahih Muslim, hadist ke 7034: “Anas Bin Malik mengatakan bahwa Rasulullah shallallu ‘alaihi wa sallam berkata: ‘Dajjal akan diikuti 70 ribu Yahudi dari Isfahan mengenakan selendang Persia.” Ala kuli haal, Yahudi-Yahudi di Isfahan, Iran selalu mengenakan selendang.

Senin, 05 Mei 2014

Tadzkiroh...


هَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ الْغَاشِيَةِ

Sudah datangkah kepadamu berita (tentang) hari pembalasan?

وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ خَاشِعَةٌ

Banyak muka pada hari itu tunduk terhina,

عَامِلَةٌ نَاصِبَةٌ

bekerja keras lagi kepayahan,

تَصْلَىٰ نَارًا حَامِيَةً

memasuki api yang sangat panas (neraka),

(QS. Al Ghosyiah 1-4)

Rangkaian ayat di awal surah Al Ghosyiyah ini bercerita ttg neraka yang panas dan para penghuninya.

Ternyata salah satu penyebab orang dimasukkan ke neraka adalah amalan yg banyak dan beragam yg dikerjakan dg penuh kepayahan (ayat ke-3).
Tapi amalan2 tsb tidak sempurna, penuh cacat. Bisa jadi karena motif dan niatnya yang salah, maupun tata caranya yang tidak sesuai dengan sunnah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam.
Astaghfirullahal‘adzhim…

Ibrah..

Alkisah, ‘Umar bin Khathab menangis saat mendengar ayat ini.

Suatu hari Atha' As-Salami, seorang Tabi`in bermaksud menjual kain yang telah ditenunnya. Setelah diamati dan diteliti secara seksama oleh sang penjual kain, sang penjual kain berkata,
“Wahai Atha,.' sesungguhnya kain yang kau tenun ini cukup bagus, tetapi sayang ada cacatnya sehingga saya tidak dapat membelinya.”

Arti Waktu

Bila kau ingin tahu apa arti 1 tahun,
tanyalah pada siswa yang tidak naik kelas.

Bila kau ingin tahu apa arti 1 semester,
tanyalah pada seorang mahasiswa yang telat lulus kuliah.

Bila kau ingin tahu apa arti 1 bulan,
tanyalah kepada ibu yang melahirkan premature.

Bila kau ingin tahu apa arti 1 minggu,
tanyalah seorang editor majalah mingguan.

Bila kau ingin tahu apa arti 1 hari,
tanyalah pada seorang wanita menanti pernikahannya esok hari.

Bila kau ingin tahu apa arti 1 jam,
tanyalah pada seorang pengusaha yang telat bertemu investor potensial.

Bila kau ingin tahu apa arti 1 menit,
tanyalah pada seorang penumpang yang ketinggalan pesawat.

Bila kau ingin tahu apa arti 1 detik,
tanyalah pada seorang yg selamat dari reruntuhan bangunan
.
Bila kau ingin tahu apa arti 1 milidetik,
tanyalah pada seorang atlit lari olimpiade.

Bila kau ingin tahu apa arti waktu dan hidup,
tanyakan pada orang yang akan dihukum mati esok hari.

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS. Al ‘Ashr: 1-3).

Semoga kita termasuk 3 golongan orang-orang yang beruntung. Yaitu orang-orang yang:
1. Beriman
2. Beramal Soleh
3. Menasehati dalam kebenaran dan kesabaran