Kamis, 23 Mei 2013

Keutamaan Bacaan Istigfar



Allah subhanahu wata’ala memerintahkan kita untuk senantiasa beristighfar, bahkan tidak kurang dari 99 ayat di dalam Al Qur’an yang berisi perintah maupun penjelasan tentang istighfar. Dengan beristighfar, berarti kita bertaubat atas segala dosa yang kita lakukan. Dan sesungguhnya Allah subahanu wata’ala sangat gembira apabila ada hamba-Nya yang bertaubat. Kegembiraan Allah subhanahu wata’ala direalisasikan dalam bentuk ampunan (QS An Nisaa’ : 110).

Selain memberikan ampunan, ada berbagai keutamaan lain yang Dia berikan bagi hamba-Nya yang beristighfar. Sebagian kecil keutamaan itu dapat kita baca dalam salah satu ayat suci-Nya : 

فَقُل فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا (١٠) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا (١١) وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا

“Beristighfar (mohonlah ampunan) kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. Nuh : 10-12).

Senin, 13 Mei 2013

Klub Bayern Munich Akan Bangun Masjid di Stadion Allianz Arena


Para pemain muslim pada klub Jerman Bayern Munich akhirnya bisa bernafas lega, karena impian mereka untuk memiliki sebuah masjid di Allianz arena tercapai, hal tersebut agar mereka dapat melaksanakan shalat wajib tepat waktu.
Manajemen Klub telah mengumumkan persetujuan mereka terhadap permintaan yang di ajukan oleh bintang Bayern Frank Ribery tentang pembangunan masjid bagi pemain muslim untuk  bisa melaksanakan shalat lima waktu.
The Bavarian Manajemen Club memutuskan untuk membangun sebuah masjid untuk memberikan tempat bagi para pemain dan para fans muslim dalam melaksanakan sholat , dan tidak hanya itu pihak manajemen rencananya juga akan menunjuk seorang imam masjid serta membangun perpustakaan Islam  yang cukup besar sebagaimana dilansir oleh situs Maroko “el-botola.com”.
Menurut situs ini, Manajemen klub akan menanggung 85% dari biaya pembangunan masjid dan sisanya akan di tanggung oleh para pemain dan para fans.
Pembangunan masjid bagi para pemain ini bukalah hal yang pertama, sebelumnya Newcastle United juga telah mengabulkan permintaan para pemain Muslim untuk membangun masjid sebagai tempat mereka melaksanakan sholat. (hr/IS)

Sumber: Eramuslim.com

Minggu, 28 April 2013

Menyebar Dakwah Di Dunia Maya



Makassar- Dalam pertemuan komunitas blogger penasunnah di Ruko Ginan Five Jl. Batua Raya Makassar Ahad (28/4/2013). Anggota komunitas penasunnah bertekad membangun konsep pengembangan komunitas kedepannya. Sebagai langkah awal, dalam pertemuan tersebut membahas pula penetapan Visi, Misi dan program kerja. Selain itu, juga dilakukan penyusunan kepengurusan termasuk pemilihan ketua untuk dua periode. Dalam hal ini Abid Fauzan terpilih sebagai pimpinan.

Tujuan komunitas Blogger penasunnah adalah untuk menyebar kebaikan di Dunia maya.
ada keinginan besar untuk memperbesar dakwah di Dunia maya” demikian yang dipaparkan oleh Zainal Lamu sebagai pembina komunitas. Dengan banyaknya Orang yang bergabung dikomunitas ini, diharapkan dapat menambah volume kebaikan di Dunia maya.     
Pertemuan yang dimulai pada pukul 09.30 ini dihadiri oleh 11 orang peserta dari berbagai unsur yang berbeda-beda. Sebelum acara berakhir, para peserta juga melakukan ta’aruf (perkenalan diri) antara satu dengan yang lainnya.

Jumat, 29 Maret 2013

Mewaspadai Sifat Munafik

Baiknya amalan dhohir seseorang seharusnya menunjukkan baiknya hatinya. Akan tetapi, banyak diantara kita yang menyelisihi kaidah ini. Kita begitu bersemangat memperbanyak dan memperbagus amalan di depan manusia, akan tetapi begitu mudahnya melakukan kemaksiatan disaat sendirian. Kita lebih malu kepada manusia dan tidak malu kepada Allah ta’ala. Lalu apa yang akan kita jawab dihadapan Allah kelak.. Kita berlindung kepada Allah dari sifat-sifat kemunafikan.

Definisi Nifaq
Nifaq secara istilah berarti menampakkan keimanan kepada Allah, malaikat-malaikatNya, kitab-kitabNya, Rasul-rasulNya, dan kepada hari akhir, akan tetapi menyembunyikan sesuatu yang menjadi kebalikannya, baik seluruhnya maupun sebagiannya. Definisi yang lain adalah seorang  menampakkan secara dhohir amalan yang disyariatkan tetapi menyembunyikan perkara yang haram yang menyelisihi dhohirnya.
Di dalam AlQur’an banyak disebutkan bahaya sifat nifaq. Diantaranya Allah ta’ala berfirman, “Sesungguhnya orang-orang munafiq itu adalah orang-orang yang fasiq.” [QS. At-Taubah: 67]
Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “Mereka adalah orang-orang yang keluar dari jalan kebenaran dan masuk ke jalan kesesatan”(Tafsir Ibnu Katsir).
Allah ta’ala juga menjadikan orang-orang munafiq(nifaq akbar) lebih jelek daripada orang-orang kafir. Allah ta’ala berfirman, “Sesungguhnya orang-orang munafik itu tempatnya di keraknya neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolong pun bagi mereka.” [QS. An-Nisaa’: 145].
Sungguh terdapat perbedaan yang sangat besar antara seorang mukmin dan orang munafik. Hasan al-Bashri rahimahullah berkata, “Seorang mukmin memadukan antara ihsan(amalan yang baik) dan rasa takut(kalau amalnya tidak diterima). Adapun seorang munafik memadukan antara perbuatan jelek dan perasaan aman dari adzab Allah.”

Nifaq dibagi menjadi 2 yaitu nifaq akbar dan nifaq asghar.
1. Nifaq Akbar
Yaitu seorang menampakkan islam di depan manusia dan menyembunyikan kekufurannya. Mereka melakukan amalan-amalan islam, seperti sholat, puasa, zakat, haji, dan yang lainnya. Akan tetapi didalam hatinya tidak beriman kepada Allah ta’ala, tidak beriman atau membenci syariat nabiNya, atau tidak beriman kepada kitabNya, atau tidak beriman kepada adzab kubur, atau tidak mau mengimani bahwa nashrani dan yahudi termasuk orang kafir, atau tidak mau mengimani bahwa agama islam adalah agama yang sempurna, atau keyakinan-keyakinan sesat lainnya yang menyelisihi syariat islam.
Nifaq akbar disebut juga nifaq ‘Itiqodi, karena berkaitan dengan keyakinan. Hukumnya adalah mengeluarkan dari islam sebagaimana syirik akbar dan kufur akbar. Bahkan orang munafiq jenis ini termasuk sejelek-jelek orang kafir. Karena kekafirannya ditambah dengan kedustaan dan penipuan. Mereka lebih berbahaya daripada orang-orang kafir karena bisa merusak islam dari dalam. Amalan dhohir mereka adalah amalan orang-orang yang tunduk dan menerima islam, sedangkan hati mereka adalah hati orang-orang yang memerangi islam. Allah ta’ala berfirman tentang mereka, ”Di antara manusia ada yang mengatakan, “Kami beriman kepada Allah dan hari akhir, padahal mereka itu sesungguhnya bukanlah orang-orang yang beriman”(QS. Al-Baqarah : 8).
Diantara amal orang yang melakukan nifaq akbar adalah mengejek Allah, RasulNya dan kitab AlQur’an, berpaling dari syariat islam, menolong orang kafir untuk memerangi kaum muslimin, gembira dengan kemunduran islam atau kekalahan kaum muslimin, serta mencela para ulama dan orang-orang shalih karena ulama dan orang sholeh tersebut berpegang teguh kepada agama islam.